
2 tim raksasa tersingkir dari Piala Dunia 2026 dalam satu hari yang penuh kejutan — Jerman (Die Mannschaft) dan Belanda (Oranje) sama-sama harus angkat koper lewat drama adu penalti di babak 32 besar! Nah, siapa sangka dua kekuatan besar sepak bola Eropa ini harus pulang lebih cepat dari yang dibayangkan. Sementara itu, Brasil (A Seleção) berhasil selamat lewat comeback dramatis di menit-menit akhir melawan Jepang. Buat kamu yang setia pantau bola, CMD368 sudah merangkum semuanya.
Hari ini benar-benar menjadi salah satu hari paling bersejarah di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Oleh karena itu, ketiga laga hari ini menyajikan drama luar biasa — mulai dari gol injury time, dua laga penalti beruntun, hingga tumbangnya tim juara dunia empat kali. Selanjutnya, mari kita bedah satu per satu kejutan besar ini!
Hasil Pertandingan Piala Dunia 2026, 30 Juni
| Pertandingan | Skor |
|---|---|
| Brasil vs Jepang | 2 – 1 |
| Jerman vs Paraguay | 1 – 1 (3-4 Pen) |
| Belanda vs Maroko | 1 – 1 (2-3 Pen) |
Jerman Gugur — Kekalahan Penalti Pertama Sepanjang Sejarah Piala Dunia
Jerman (Die Mannschaft) mengalami salah satu kekalahan paling memalukan dalam sejarah Piala Dunia mereka saat takluk dari Paraguay (La Albirroja) di Boston Stadium, Foxborough. Wah, siapa sangka raksasa empat kali juara dunia ini harus tersingkir di babak 32 besar oleh tim peringkat 34 dunia! Paraguay membuka skor lebih dulu lewat sundulan Julio Enciso di menit ke-42 memanfaatkan umpan silang Matías Galarza. Babak pertama Jerman tampil mengecewakan dan tertinggal saat turun minum.
Namun, Jerman bangkit di babak kedua. Kai Havertz menyamakan kedudukan di menit ke-54 lewat sundulan akurat dari umpan silang Florian Wirtz. Sementara itu, drama besar terjadi di babak perpanjangan waktu ketika VAR menganulir gol Jonathan Tah karena pelanggaran terhadap kiper Paraguay. Akibatnya, kedua tim harus melanjutkan laga dengan adu penalti setelah skor tetap 1-1 hingga 120 menit berakhir.
Bahkan, drama adu penalti ini begitu menegangkan. Havertz gagal mengeksekusi penalti pertama, namun Kimmich, Musiala, dan Amiri berhasil menjalankan tugas mereka. Meskipun demikian, Woltemade dan Tah juga gagal di kesempatan mereka. Di sisi lain, Paraguay tampil lebih tenang dengan gol dari Mauricio, Galarza, Gómez, dan José Canale di babak sudden death untuk memastikan kemenangan dramatis Paraguay 4-3! Oleh karena itu, Jerman resmi tersingkir dan mencatatkan sejarah kelam — pertama kalinya mereka kalah adu penalti sepanjang keikutsertaan di Piala Dunia.
- Jerman: K. Havertz 54′ | Penalti: Kimmich ✅, Musiala ✅, Amiri ✅ | Gagal: Havertz, Woltemade, Tah
- Paraguay: J. Enciso 42′ | Penalti: Mauricio ✅, Galarza ✅, Gómez ✅, Canale ✅ | Gagal: Sanabria, Balbuena
Belanda Gugur — Kisah Emosional Gakpo Berakhir Pahit
Belanda (Oranje) bersua Maroko (Atlas Lions) dalam salah satu laga paling dinanti di babak 32 besar, bertempat di Estadio BBVA Monterrey. Nah, laga ini bukan sekadar soal sepak bola — Cody Gakpo tampil meski baru saja kehilangan calon buah hatinya, dan dukungan penuh dari rekan setim membuatnya tetap kuat di lapangan. Pertandingan berjalan ketat sepanjang babak pertama tanpa gol, dengan kedua tim sama-sama menampilkan permainan disiplin dan penuh perhitungan.
Selanjutnya, Gakpo akhirnya memecah kebuntuan di menit ke-72 lewat assist dari Crysencio Summerville, dan momen emosional pun terjadi ketika seluruh bangku cadangan Belanda berlari memeluknya. Namun, drama belum berakhir. Di menit ke-90+1, Issa Diop menyundul bola hasil umpan silang panjang Chemsdine Talbi untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dan memaksa laga berlanjut ke babak tambahan waktu.
Meskipun demikian, baik Belanda maupun Maroko sama-sama tidak mampu mencetak gol tambahan sepanjang 30 menit extra time. Akibatnya, kedua tim harus menyelesaikan laga lewat adu penalti — drama kedua hari ini setelah laga Jerman vs Paraguay. Bahkan, Koopmeiners dan Weghorst sukses mengeksekusi penalti Belanda, tapi Kluivert, Timber, dan Summerville gagal. Di sisi lain, Maroko tampil lebih solid lewat gol Rahimi, Talbi, dan eksekusi penentu dari Ismael Saibari untuk memastikan kemenangan 3-2 dalam adu penalti! Dengan demikian, Belanda resmi tersingkir dan menyusul Jerman pulang lebih cepat dari prediksi banyak pengamat.
- Belanda: C. Gakpo 72′ | Penalti: Koopmeiners ✅, Weghorst ✅ | Gagal: Kluivert, Timber, Summerville
- Maroko: I. Diop 90+1′ | Penalti: Rahimi ✅, Talbi ✅, Saibari ✅ | Gagal: El Aynaoui, Hakimi
Brasil Selamat — Comeback Dramatis Martinelli di Menit Akhir
Sementara itu, Brasil (A Seleção) hampir mengalami nasib serupa saat menghadapi Jepang (Samurai Biru) di Houston Stadium. Jujur saja, Jepang tampil jauh lebih disiplin di babak pertama dan berhasil unggul lewat gol indah Kaishu Sano di menit ke-29. Babak pertama berakhir dengan keunggulan Samurai Biru, dan Brasil tampak kesulitan menembus pertahanan rapat lawan.
Namun, Casemiro menyamakan kedudukan di menit ke-56 lewat sundulan keras. Selanjutnya, di menit ke-90+5, Gabriel Martinelli yang baru masuk sebagai pemain pengganti menaklukkan kiper Jepang dengan tembakan akurat ke pojok gawang! Akibatnya, Brasil lolos ke babak 16 besar dengan skor akhir 2-1, sementara itu Jerman dan Belanda harus menyaksikan dari rumah.
- Brasil: Casemiro 56′ | G. Martinelli 90+5′
- Jepang: K. Sano 29′
Jadwal Pertandingan Besok: 1 Juli 2026
Besok giliran empat laga seru lainnya di babak 32 besar yang siap menghibur kamu! Pantai Gading menghadapi Norwegia, Prancis (Les Bleus) bersua Swedia, Meksiko menjamu Ekuador, dan Inggris (Three Lions) menantang Kongo DR (Les Léopards). Untuk Negara yang lolos ke babak 32 besar bisa kamu baca di Daftar negara lolos 32 besar piala dunia 2026. Pantau terus update resminya di FIFA World Cup 2026.
| Pertandingan | Waktu (WIB) |
|---|---|
| Pantai Gading vs Norwegia | Rab, 1 Jul — 00.00 WIB |
| Prancis vs Swedia | Rab, 1 Jul — 04.00 WIB |
| Meksiko vs Ekuador | Rab, 1 Jul — 08.00 WIB |
| Inggris vs Kongo DR | Rab, 1 Jul — 23.00 WIB |
FAQ — 2 Tim Raksasa Gugur Piala Dunia 2026
Mengapa Jerman tersingkir dari Piala Dunia 2026?
Jerman kalah adu penalti 3-4 melawan Paraguay setelah bermain imbang 1-1 dalam waktu normal dan perpanjangan waktu. Oleh karena itu, kekalahan ini menjadi salah satu kejutan terbesar dalam sejarah Piala Dunia bagi tim empat kali juara dunia tersebut.
Bagaimana hasil akhir laga Belanda vs Maroko?
Pertandingan berakhir imbang 1-1 setelah 120 menit, sehingga kedua tim harus bertarung lewat adu penalti. Maroko akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 3-2 dan melaju ke babak 16 besar.
Siapa pencetak gol penentu kemenangan Maroko?
Ismael Saibari menjadi pahlawan dengan mengeksekusi penalti penentu kemenangan Maroko di babak sudden death. Selain itu, ia juga melepas tembakan rendah yang tidak terjangkau kiper Belanda Bart Verbruggen.
Apakah ini pertama kalinya Jerman kalah adu penalti di Piala Dunia?
Ya, ini menjadi kekalahan adu penalti pertama Jerman sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia. Akibatnya, rekor mereka yang sebelumnya tidak terkalahkan di babak penalti turnamen ini pun berakhir.
Siapa lawan Brasil di babak 16 besar setelah mengalahkan Jepang?
Brasil akan menghadapi pemenang laga antara Pantai Gading melawan Norwegia yang berlangsung pada 1 Juli 2026. Pertandingan babak 16 besar ini akan digelar di New York/New Jersey Stadium pada 5 Juli mendatang.
Siapa yang gagal mengeksekusi penalti untuk Belanda?
Jurrien Kluivert, Quinten Timber, dan Crysencio Summerville ketiganya gagal mengeksekusi penalti dalam drama adu penalti melawan Maroko. Meskipun demikian, Teun Koopmeiners dan Wout Weghorst berhasil menjalankan tugas mereka dengan baik.
Apa dampak tersingkirnya Jerman dan Belanda bagi peta persaingan Piala Dunia?
Tersingkirnya dua tim raksasa Eropa ini membuka peluang lebih besar bagi tim kuda hitam untuk melangkah jauh di turnamen. Oleh karena itu, Paraguay dan Maroko kini menjadi sorotan utama sebagai dua tim yang berpotensi mengejutkan dunia di babak-babak selanjutnya.